Pelihara Kura-kura Tidak Aman bagi Anak - Aneh menarik lucu keren

footer

ads
Responsive Ads Here

Post Top Ad

Your Ad Spot

9 Februari 2011

Pelihara Kura-kura Tidak Aman bagi Anak

Washington (ANTARA News) - Kura-kura agaknya bukan hewan peliharaan
yang aman buat anak-anak, setelah seorang bayi usia empat minggu
meninggal tahun ini, demikian dikatakan oleh Pusat Pencegahan Dan
Penanggulangan Penyakit Menular AS (CDC) Jumat.

CDC menyampaikan kekhawatirannya bahwa hewan kura-kura yang
diperjualbelikan sebagai hewan peliharaan, meningkat akhir-akhir ini
walaupun adanya larangan untuk menjual kura-kura dengan diamater
kulit punggungnya melebihi 4 inci (10 cm).

Bayi kura-kura merupakan hewan populer untuk dijadikan hewan
peliharaan di Amerika Serikat sampai Badan pengawas Obat Dan Makanan
AS, FDA mengeluarkan larangan karena hewan tersebut meimbulkan banyak
kasus berbagai penyakit serius bagi anak-anak.

"Salmonella yang terdapat pada kotoran kura-kura dapat berpindah
kepada manusia melalui kontak fisik baik secara langsung atau pun tak
langsung. Tak Ada metoda yang dapat menjamin bahwa seekor kura-kura
bebas dari salmonella Dan bakteri tersebut dapat dihilangkan dari
kotoran hewan tersebut.

Umumnya hampir semua kura-kura mengandung bakteri salmonella,"
demikiam dikatakan oleh CDC dalam laporan kematian bayi empat minggu .

Penyakit yang diakibatkan salmonella tetap merupakan masalah
kesehatan di AS, dengan perkiraan 1,4 juta nonthypoidal salmonella
(salmonella bukan penyebab penyakit typhoid) menjadi penyebab infeksi
pada manusia setiap tahunnya yang mengharuskan 15 ribu orang harus
dirawat di rumah sakit Dan 400 diantaranya berakhir dengan kematian.

Bayi yang terkena salmonella tersebut dibawa ke ruang UGD sebuah
rumah sakit di dengan gejala demam tinggi Dan kejang, meninggal pada
1 Maret lalu walaupun sudah menerima pengobatan anti-biotika.

Tes terhadap bakteri yang diambil dari is bayi cocok dengan yang
ditemukan pada kura-kura peliharaan yang merupakan hadiah pemberian
seorang kenalan keluarga is bayi.

Hewan yang mengandung salmonella tidak sakit namun IA membawa microba
tersebut.

CDC telah menelusuri 15 orang lainnya yag juga terinfeksi dengan
rangkaian bakteri yang sama pada tahun 2006 Dan 2007 Dan menenumkan
80 persen diantara mereka melakukan kontak fisik langsung maupun tak
langsung dengan seekor kura-kura sepekan sebelum jatuh sakit.

"Kasus-kasus tersebut memperlihatkan bahwa kura-kura kecil tetap
menjadi sumber infeksi salmonella bagi manusia," kata CDC.

"Walaupun pemberian pengetahuan kepada masyarakat yang bertujuan
untuk mencegah infeksi yang disebabkan salmonella sudah sangat
memadai, agaknya larangan untuk memelihara kura-kura adalah cara yang
paling efektif untuk mencegah kasus infeksi akibat salmonella."

Apabila bakteri itu menyebar dalam darah dapat menyebabkan sejumlah
penyakit yang amat berbahaya yang mengancam keselamatan nyawa balita,
lansia Dan mereka yang tak memiliki sistem kekebalan yaitu orang yang
hidup dengan AIDs atau pasien kanker, demikian Reuters.(*)

Post Top Ad

Your Ad Spot